01 Feb 2018

Tonasa Terbaik Untuk Perusahaan Private Non Keuangan Non Listed

Annual Report Award (ARA) merupakan pemberian penghargaan tertinggi atas kualitas laporan tahunan yang diterbitkan secara berkala oleh perusahaan. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama BAPEPAM-LK, Kementerian BUMN, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Bank Indonesia, PT. BEI, Ditjen Pajak serta Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG).

Laporan tahunan kini tidak lagi sebatas pelaporan pertanggungjawaban, namun telah menjadi media komunikasi yang efektif kepada semua pihak tentang kinerja dan prospek perusahaan kedepan. Keikutsertaan dalam ARA merupakan wujud penerapan Good Corporate Governance serta dapat menjadi sarana bagi perusahaan untuk memperoleh masukan dari berbagai kalangan tentang seberapa baik laporan tahunan tersebut sekaligus semakin memantapkan keberadaan perusahaan di komunitas keuangan.

Untuk penghargaan ARA tahun 2016, PT. Semen Tonasa berhasil mendapat predikat terbaik 1 untuk kategori Private Non Keuangan Non Listed. Perusahaan plat merah ini berhasil menyisihkan beberapa perusahaan BUMN dan Swasta dikategori ini. Keterbukaan informasi perusahaan ke publik dimata para juri sangat terbuka. Ini dibuktikan dengan meraih penilaian tertinggi untuk kriteria Good Corporate Governance (GCG) 24,95% dari 35%, Analisis Pembahasan Manajemen 18,75% dari 22 % dan Informasi Keuangan masing-masing meraih skor 17,54% dari 20 %.

Seperti diketahui perusahaan yang mengikuti ARA 2016 sebanyak 299 perusahaan umum baik swasta dan BUMN serta 15 dana pensiun dengan pembagian 11 kategori. Dengan 8 Kriteria yang menjadi syarat penilian ARA ini di antaranya 2 % umum, 5 % ikhtisar data keuangan penting, 3 % laporan dewan komisaris dan direksi, dan 8 % profil perusahaan. Menyusul 22 % analisa dan pembahasan manajemen atas kinerja perusahaan, 35 % tata kelola perusahaan, 20 % informasi keuangan, dan 5 % faktor lain.

Manfaat yang akan didapatkan jika perusahaan mengikuti Annual Report Award adalah, Pertama, perusahaan akan mendapatkan evaluasi yang berbobot terhadap kualitas penerapan keterbukaan informasi yang dilaksanakan oleh sebuah perusahaan. Kedua, Perusahaan akan mendapatkan respons opini yang positif jika melakukan penerapan keterbukaan informasi yang bertanggung jawab. (Humas.st/Saf).